Jumat, 23 Februari 2024

Perserikatan Bangsa-Bangsa Dukung Peace20 Gaungkan Perdamaian Dunia

Perserikatan Bangsa-Bangsa Dukung Peace20 Gaungkan Perdamaian Dunia

KBRN, Jakarta: Aktivis Perdamaian dari Perserikatan Bangsa-Bangsa yang berpusat di New York, Dr. Abraham Joseph, hadir langsung dalam acara Peace20. Dalam pidatonya ia menjelaskan, merupakan hak istimewa yang luar biasa bagi dirinya untuk berpartisipasi dalam KTT Perdamaian Internasional Peace20 yang penting ini.

"Dalam bulan ini, para Pemimpin Dunia berkumpul di sini di Bali untuk KTT G20 untuk membahas situasi dan solusi Global. Dunia sangat menantikan untuk mendengar hasil KTT. Saya berharap Ketua G20, Presiden Indonesia, sukses besar dalam mengarahkan KTT G20 yang penting ini," ujarnya. 

 Dr. Abraham Joseph menjelaskan" Agenda Bersama Kita" PBB Mempromosikan Perdamaian dan Mencegah Konflik.

 Agenda Baru untuk perdamaian menunjukkan isu-isu berikut : 

• Mengurangi risiko strategis (risiko nuklir, senjata nuklir, perang siber, senjata otonom);

• Memperkuat pandangan ke depan internasional;

• Membentuk kembali tanggapan terhadap segala bentuk kekerasan;

• Berinvestasi dalam Pencegahan dan Pembangunan Perdamaian, termasuk Dana Pembangunan Perdamaian dan Komisi Pembangunan Perdamaian.

• Mendukung Pencegahan Daerah;

• Menempatkan perempuan dan anak perempuan sebagai pusat kebijakan keamanan,

• Pemanfaatan ruang angkasa secara damai, aman dan berkelanjutan, termasuk melalui dialog antar pemangku kepentingan tentang ruang angkasa.

Dalam acara ini, Dr. Abraham Joseph juga turut menandatangani pakta deklarasi perdamaian bersama delegasi dari 53 negara yang menjadi poin penting dalam acara ini.

Menurut Chair Peace20 Dr. Damien Dematra, acara ini digelar dalam rangka mendukung G20 Indonesian Presidency, Anniversary Visions of Peace yang ke-5, serta Syukuran atas terpilihnya VOP sebagai peraih nominasi Nobel Peace Prize tahun 2022. 

Tokoh-tokoh nasional dan internasional telah memberikan dukungan langsung untuk inisiatif perdamaian ini lewat konferensi Tingkat Tinggi Perdamaian atau Peace International Summit, di antaranya Menko Polhukam Mahfud MD, Mendagri Tito Karnavian, Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi, Menag Yaqut Cholil Qoumas, dan Menparekraf Sandiaga Uno

Kemudian Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmawati, Aktivis perdamaian PBB Dr. Abraham Joseph, Aktivis Perdamaian Timur Tengah Bishop Riah Abu El Assal, Raja Ubud Tjokorda Gede Putra Sukawati, Raja Klungkung Ida Dalem Smara Putra, serta Ketua PWNU Jatim yang juga adalah ketua panitia nasional  KH Marzuqi Mustamar. 

Menurut Chairwoman Peace20  Cheryl Halpern, Peace20 percaya akan pentingnya Golden Rule dan secara aktif menyebarkan prinsip ini bahwa kita harus memperlakukan orang lain seperti kita ingin diperlakukan.   

"Prinsip Bhinneka Tunggal Ika bahwa kita berbeda tapi satu menjadi bagian tak terpisahkan dari Peace20 dalam misinya menyebarkan perdamaian, toleransi dan keberagaman. Visi Visions of Peace Initiative adalah memfasilitasi generasi muda untuk menyuarakan perdamaian dan toleransi melalui cara kreatif dan seni. Sedangkan Visi Peace20 adalah menyuarakan perdamaian di negara-negara anggota G20 dan masyarakat internasional secara luas," ucapnya. 

Hingga hari ini VOP telah menjangkau ratusan ribu anak dan pemuda dengan mengadakan acara di lebih dari 60 kota di Indonesia. Beberapa negara di dunia telah menyampaikan keinginan untuk mencontoh pola kegiatan VOP. Lewat Peace20 misi perdamaian ini diperluas jangkauannya.

Anda dapat menterjemahkan, menyiarkan ulang, menulis ulang dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber (ANTARA, RRI atau TVRI).

Sumber: RRI